Bulu dan Rambut Hewan Khusus
Serat Hewan Khusus dan Serat Bulu Rambut hewan selain wol domba (Wool) digolongkan sebagai rambut hewan khusus, yang diproduksi dalam jumlah kecil, langka, dan cenderung cukup mahal. Rambut ini diperoleh dari hewan-hewan dalam keluarga kambing dan unta, serta bulu (Fur). Setiap jenis dapat digolongkan sebagai berikut
1. Rambut dari Keluarga Kambing Ini mencakup kambing Angora, yang menghasilkan serat yang dikenal sebagai Mohair; kambing Kashmir, yang menghasilkan serat yang dikenal sebagai Cashmere; dan kambing biasa, yang menghasilkan serat yang dikenal sebagai rambut kambing
2. Rambut dari Keluarga Unta Ini mencakup rambut Guanaco, yang menghasilkan serat yang dikenal sebagai guanaco; rambut Llama, yang menghasilkan serat yang dikenal sebagai llama; rambut Alpaca, yang menghasilkan serat yang dikenal sebagai alpaca; dan rambut Vicuna, yang menghasilkan serat yang dikenal sebagai vicuna
3. Rambut dari Hewan Lain, yang Dikenal sebagai Bulu (Fur) Ini mencakup rambut kelinci Angora (Mask Rat), rambut Mink, dan rambut Hare (hewan yang mirip kelinci)
Berbagai jenis rambut hewan khusus ini umumnya terbagi menjadi 2 lapisan. Lapisan luar, yang terletak di bagian luar tubuh, bertekstur kasar, kaku, cukup keras, dan berwarna putih; lapisan ini tidak digunakan untuk membuat pakaian dan sebaliknya biasanya ditenun menjadi kain bertekstur kasar untuk furnitur dan karpet. Lapisan dalam, yang terletak dekat kulit hewan di bawah lapisan luar, bertekstur lembut, halus, dan berkualitas lebih baik daripada lapisan luar; lapisan ini digunakan untuk membuat pakaian dan kain halus.
Serat ini juga bisa disebut Selulosa Asetat, yang termasuk dalam keluarga serat selulosa termodifikasi, yang terdiri dari dua jenis: asetat dan triasetat. Serat ini berbeda dari serat selulosa sintetis
Serat akrilik adalah nama umum untuk serat sintetis yang merupakan jenis kedua yang dikembangkan oleh DuPont, meskipun awalnya belum bisa dibuat menjadi serat. Barulah kemudian, ketika